Almima Binti Zakaria (20206416) Perempuan Asal Malaysia Tewas Karena Aborsi
Satu lagi klinik aborsi di Jakarta terbongkar, 3 bulan yang lalu klinik serupa yang hanya di tangani oleh bekas cleaning servise di sebuah rumah sakit menjadi kaya raya. Siti Zubaedah (53), yang membuka praktik aborsi di Bekasi telah ditetapkan sebagai tersangka. Dalam pemeriksaan petugas terungkap, Zubaedah ternyata tidak memiliki latar belakang pendidikan kesehatan. Wanita itu bahkan tidak lulus SD!
Kini, Klinik aborsi Setia Abadi terbongkar setelah salah satu pasiennya meninggal dunia dalam operasi pengguguran janin. Pengguguran janin itu dilakukan oleh Bidan Lusi dibantu 2 orang.
Perempuan naas asal Malaysia itu bernama Almima binti Zakaria (27). Ia diketahui memiliki paspor Malaysia bernomor 20206416. Dari paspor tersebut, Almima tercatat 3 kali masuk Indonesia, terakhir Juli kemarin.
“Korban meninggal dalam perjalanan menuju RS Persahabatan. Banyak keluar darah dan meninggal,” kata Kapolres Jakarta Timur, Kombes Hasanudin kepada wartawan, Jumat (7/8/2009).
Saat kunjungan ketiganya, ia menghampiri klinik aborsi Setia Abadi di jalan Jl Rajiman, Cakung, Jakarta Timur. Almima hendak menggugurkan kandungannya yang berusia 4 bulan.
Tetapi, aborsi tersebut gagal. Almima tidak kuat dan mengalami pendarahan hebat. Lalu Almima dilarikan ke RS Jayakarta, kemudian dirujuk ke RS Persahabatan Jakarta Timur. Pada perjalanan itu, Almima meninggal dunia.
Polisi yang mendapat laporan dari pihak RS Persahabatan langsung bertindak cepat. Klinik aborsi langsung digeledah Kamis 6 Agustus. Sementara bidan Lusi langsung diamankan di Polres Jakarta Timur.
DIarsipkan di bawah: Catatan harian, Malaysia, islam, kesehatan, opini
